




Tangerang, 25 Oktober 2025 — Direktur Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Dr. Aidil Syah Putra, S.Hum., M.Pd., resmi terpilih sebagai Ketua Asosiasi Kantor Urusan Internasional Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia. Pemilihan ini berlangsung melalui proses yang ketat dan demokratis dalam forum nasional yang digelar di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para perwakilan Kantor Urusan Internasional dari seluruh PTMA di Indonesia, dengan agenda utama memperkuat sinergi dan arah strategis internasionalisasi perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Melalui pemungutan suara yang berlangsung transparan, Dr. Aidil berhasil meraih kepercayaan mayoritas peserta untuk memimpin asosiasi tersebut selama periode 2025–2027.
Dalam sambutannya, Dr. Aidil menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan dan menegaskan komitmennya untuk memperkuat jejaring internasional serta mendorong kolaborasi global di lingkungan PTMA.
“Amanah ini bukan hanya kepercayaan pribadi, tetapi tanggung jawab kolektif untuk membawa seluruh PTMA menuju standar internasional yang berdaya saing dan berkemajuan. Kita akan memperluas kolaborasi akademik, riset, serta pertukaran mahasiswa dan dosen agar PTMA semakin dikenal di tingkat global,” ujarnya.
Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang, Dr. H. Desri Arwen, M.Pd., turut menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya Dr. Aidil sebagai Ketua Asosiasi KUI PTMA. Menurutnya, prestasi ini mencerminkan kiprah nyata UMT dalam mengembangkan kerja sama internasional dan memperluas pengaruh positif di dunia pendidikan tinggi.
“Kami sangat mengapresiasi dan bangga atas terpilihnya Dr. Aidil. Ini menjadi bukti bahwa UMT diakui secara nasional dalam bidang internasionalisasi. Semoga kepemimpinan beliau membawa semangat kolaborasi baru dan mendorong PTMA semakin dikenal di kancah global,” ungkapnya.
Dengan terpilihnya Dr. Aidil sebagai Ketua Asosiasi KUI PTMA se-Indonesia, diharapkan program-program strategis dalam penguatan kapasitas internasional, pengembangan jejaring global, dan diplomasi pendidikan dapat terus berkembang demi kemajuan seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Indonesia.